JAKARTA – Sebagai wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi (STMT) Malahayati melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat di SMAN 102 Jakarta pada tanggal 5 Maret 2026. Kegiatan ini bertepatan dengan momentum Pesantren Kilat yang diselenggarakan oleh pihak sekolah untuk memperdalam spiritualitas dan karakter para siswa.
Dalam kolaborasi ini, para dosen STMT Malahayati hadir sebagai narasumber untuk menyampaikan berbagai materi krusial yang relevan dengan tantangan generasi muda saat ini. Adapun rangkaian materi yang disampaikan meliputi:
Pondasi Spiritual: Bapak Ishak Trianda, M.A. membuka sesi dengan pembahasan mendalam mengenai Iman, Islam, dan Ihsan. Materi ini bertujuan memperkokoh landasan tauhid dan memberikan pemahaman bahwa beragama bukan sekadar rutinitas, melainkan harmoni antara keyakinan dan perbuatan.
Etika dan Moral: Pentingnya nilai keberbaktian ditekankan oleh Bapak Harmuzan, S.Pd., M.M. melalui materi Berbakti Kepada Orang Tua. Beliau mengingatkan bahwa rida orang tua adalah kunci kesuksesan di masa depan, terutama bagi para siswa yang tengah meniti cita-cita.
Harmoni Sosial: Di tengah keberagaman bangsa, Bapak Muhammad Dwi Arif, S.Sos., M.M. memberikan wawasan mengenai Toleransi Beragama. Sesi ini mengajak para siswa untuk mengedepankan sikap saling menghargai dan menjaga kerukunan di tengah kemajemukan lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Penjagaan Diri: Menutup rangkaian kajian, Ibu Octy Avriani, S.Kom., M.M. membawakan tema yang sangat relevan, yaitu Menjaga Kehormatan di Tengah Pergaulan Bebas. Materi ini membekali siswa dengan pemahaman tentang batasan pergaulan agar tetap produktif tanpa kehilangan jati diri dan kehormatan.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa dan guru SMAN 102 Jakarta. Melalui pengabdian ini, STMT Malahayati berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam mencetak generasi emas yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia.